Bulan depan usiamu genap 10 tahun
Dan selama itu pula ayah tidak dapat selalu
hadir disisimu ………
Hanya satu bulan sekali kita bisa bersua
Karena pilihan ayah dan mamahmu ….
Maafkan kami nak…..!
Ayah selalu ingat ……
Dalam waktu yang sangat terbatas
kita manfaatkan untuk bercanda, ketawa dan main bersama
Namun kalau hari itu datang untuk kembali ke Makassar
Berat sekali hati ini meninggalkan kalian berdua.
Ayah selalu ingat …..
Ketika malam-malam mengantar keberangkatan ayah
ke terminal ataupun stasiun ………
Bagaimana kamu tidur di jok mobil belakang
Dengan raut wajah yang polos
Seolah-olah kamu ikhlas untuk ditinggal sementara
Namun sebenarnya ayah tahu
kamu sebenarnya menginginkan ayah
yang selalu hadir disisimu setiap saat
baik siang maupun malam
maafkan ayahmu …. nak
Nak ……
Dari tempat yang jauh
Setiap hari ayah selalu menyempatkan untuk berbicara
Dan menanyakan kondisimu melalui telepon mamahmu
Ayah sangat senang kalau kamu bercerita lewat telepon
Mengenai keadaan di sekolah ataupun bercerita teman-temanmu
Tetapi ayah menjadi terenyuh dan nggak bisa berkata-kata …..
ketika kamu ogah-ogahan menerima telepon dari ayah
dan diujung telepon sana mengatakan “ pulang aja …., yah!”
maafkan ayahmu ….. nak.
Nak …. Ayah bangga
Sekarang kamu sudah naik kelas V
Walaupun ayah tidak dapat mendampingi kamu
Saat-saat belajar dalam menghadapi test kenaikan kelas
Tetapi ayah selalu berdo’a agar kamu tetap semangat
belajar dan dapat menyelesaikan test di sekolah dengan baik.
Selamat, ….. ya Nak …….!!