Perilaku Bullying

Perilaku Bullying

Dalam permainan PS2 bagi anak-anak sudah tidak asing lagi dengan istilah “Bully” karena permainan ini banyak disukai mereka, padahal sebenarnya menurut para pemerhati anak dan sebagian besar orang tua game tersebut sangat tidak mendidik. Game ini lebih cenderung mengedepankan kenakalan, kekerasan dan kebencian bahkan perilaku orang dewasa yang tidak patut ditiru anak-anak. Namun tanpa kita sadari dalam kehidupan sehari-hari kita sering melakukan tindakan-tindakan yang masuk dalam kategori “bully” di lingkungan masyarakat, tempat kerja maupun lingkugan keluarga.

Misalnya, mungkin kita pernah mengalami tindakan-tindakan atau ucapan-ucapan yang tidak menyenangkan baik dari rekan kerja ataupun boss/pimpinan atas hasil pekerjaan yang dilakukan oleh kita.  Tindakan atau ucapan tersebut sering dilakukan berulang-ulang sehinga menjadi joke atau lelucon dalam lingkungan kerja. Padahal joke atau lelucon tersebut membuat perasaan kita tidak berdaya dan sangat tidak menyenangkan.  Jika ini terjadi dilingkungan kerja istilah orang kulon adalah Workplace bullying.

Perilaku Bullying

Perilaku Bullying

Workplace bullying adalah tindakan tidak logis yang dilakukan oleh perseorangan atau kelompok terhadap orang atau kelompok lain yang cenderung mengintimidasi  dan beresiko bagi para pegawai atau karyawan dalam lingkungan pekerjaan. Workplace bullying, biasa berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan atau penyalahgunaan kekuasaan. Yang termasuk perilaku bullying adalah mengitimidasi, merendahkan martabat, melukai hati dan menyakiti hati orang lain di depan umum.

Perilaku bullying dapat membuat target mempunyai perasaan sangat tidak berdaya dan menurunkan martabat secara perlahan dalam lingkungan kerjanya. Bullying berbeda dengan sifat agresifitas. Sifat agresif biasanya hanya dilakukan sekali tetapi bullying cenderung terjadi pengulangan dengan pola yang sama terhadap sasaran yang sama pula. Tujauannya, Bos ingin mendapatkan penghormatan atau performa terbaik di mata bawahannya dan memberikan pengaruh/dampak terhadap bawahan lainnya.

Contoh bullying

-          Menyalahkan tanpa bukti yang benar/jelas

-          Pengawasan yang berlebihan

-          Sasaran/target gurauan

-          Pengucilan

-          Diperlakukan berbeda secara berlebihan dalam kelompok

Biasanya perilaku bullying terjadi karena komunikasi dua arah tidak jalan, jaim, egois atau merasa dirinya lebih dibandingkan yang lain.

Korban dari bullying sangat berpengaruh terhadap masalah kesehatan fisik maupun mental,:

  1. Stress
  2. Masalah keuangan
  3. Harga diri
  4. Gangguan tidur
  5. Masalah pencernaan
  6. Rendah diri

Bagaimanakah dengan tempat kerja anda?