Ternyata pepatah yang menyatakan ?Pengalaman adalah guru yang paling baik? itu, tidak berlaku bagi pemerintahan kita. Kebijakan yang dikeluarkan selalu instan, seolah-olah tidak pernah dipikir dulu alias dadakan. Kita lihat masalah pangan, masalah banjir dan yang paling anyar menimpa hak PNS yaitu cuti. Cuti bersama tahun kemarin, pemerintah dengan semangat mengeluarkan keputusan yang aneh sehingga dari seluruh hak cuti PNS tahun 2007 tinggal 1 hari karena adanya cuti bersama.

Selanjutnya, pemerintah mengeluarkan keputusan cuti bersama tahun 2008. Dengan adanya cuti bersama tersebut, banyak PNS mulai menata dan merencanakan apa yang harus dilakukan terhadap cuti tersebut, tetapi 1 hari menjelang cuti bersama akan ditempuh tiba-tiba keluar keputusan revisi cuti bersama tahun 2008 yang berlaku sejak ditetapkan. Kebijakan seperti apa yang diinginkan Bapak Menteri itu? Evaluasi terlebih dahulu kemudian umumkan hasilnya kepada masyarakat, Kenapa perlu direvis?Tapi yang terjadi keputusan bersama tersebut kelihatan seperti main-main saja, seperti drama ketoprak yang dapat diubah-ubah, ya ….. kecuali kalau negeri ini disebut republik ketoprak.Agar republik ini tidak disebut republik ketoprak, maka kebijakan-kebijakan yang dibuat perlu dipikir dengan baik dan laksanakan dengan konsisten, jika perlu perubahan terlebih dahulu lakukan evaluasi dengan benar dan putuskan dengan baik, tidak mendadak. Ingat bahwa PNS juga manusia yang punya rencana dan keinginan, bukan rocker saja manusia.