Barangkali cerita ini, para pembaca sudah pernah baca atau dengar tetapi saya coba mengajak untuk merenungkan kembali. Dikutif dari The best chinese “life philosophies” karya Leman.
Tidak jauh dari pusat kota, terdapat taman bunga yang indah yang ditumbuhi rumput hijau dan bunga warna warni. Pagi itu udara ceraha, kumbang dan kupu-kupu berterbangan kesana kemari, burung berkicau dengan ceria. Dibawah pohon yang rindang duduklah seorang pemuda. Semenjak tadi ia memperhatikan seorang gadis cantik yang sedang berjalan-jalan di taman. Kecantikan gadis itu membuat gadis itu membuatnya jatuh hati.Ketika gadis itu bersiap-siap meningggalkan taman, ia mengejar dan mendekatinya.
Merasa ada yang mengikuti nya gadis itu berhenti, membalikan badannya lalu bertanya, ”Kenapa Anda mengikuti saya?””Perkenalkan nama saya Gun Gun” jawab pemuda itu sambil mengulurkan tangan untuk menyalami gadis tersebut.
”Dari tadi saya memperhatikan Anda. Anda begitu anggun dan cantik tiada taranya. Saya kira, anda telah merebut hati saya.” lanjut pemuda itu dengan rayuan gombalnya. ”Anda salah, adik saya lebih muda dan lebih cantik dari saya, itu dia, ada di belakang anda,” kata gadis itu menjebak.
Seketika pemuda itu memutar badannya, mencari-cari gadis yang disebutkan. Ternyata, tidak ada siapa-siapa. ”Anda bohong! Mana adik anda?” ujar pemuda tersebut dengan nada sedikit kecewa.”Anda yang membohongi saya. Anda mengatakan saya begitu anggun, begitu cantik tiada taranya, kenapa anda melihat dan mencari gadis lain?” balas gadis itu sengit.
Setelah mengakhiri kata-katanya, gadis itu pergi meninggalkan pemuda tersebut, yang berdiri melongo kebingungan kayak orang bego kalah taruhan.
Pesan.
Apabila sasaran atau target sudah ditetapkan maka janganlah sekali-kali tergoda oleh sesuatu yang belum pasti atau belum nampak. Tetaplah fokus dan fokus terhadap sasaran semula.
14 Februari 2008 at 11:48 am
ih…ayande lho/// contohnya kok pk gadis??? syapa nih?? i jeles looo